Segeliat resah menyeru pada Tuhan
“Benarkah berita yang kuterima barusan?”
Ribuan tanda tanya terpatri di langit ketujuh
Begitu mudahnya izro’il menenteng jiwa menuju pangkuanNya
Bak jemari bayi menggenggam botol susu
Selamat jalan kawan!
Aku dengan lainnya
Tak lama lagi Kan menyusulmu……….
Jember, Ahad 18
September 2013 (22.00)
Sesaat setelah
menerima kabar kematian seorang kawan
di ujung pulau garam
(Tanah Rantau)
No comments:
Post a Comment