Saturday, 3 October 2015

Hanya Namamu,



Namamu, Fa yang selalu kusebut..
bukan lagi tiga bintang yang membentuk sabuk orion
bukan pula, bintang yang paling terang milikmu
melainkan namamu, Fa yang selalu menjadi dzikir dalam setiap waktu…

Kau tau, Fa….
hanya namamu yang bisa membuatku tersenyum sekaligus menangis dalam nestapa

No comments:

Post a Comment

Hikayat Seorang Santri Bodoh

Usiaku lima belas tahun waktu itu. Saat aku terbuang ke Madura. Ya, di sebuah pesantren Al-Amien inilah aku harus bersemedi. Tak tanggung...